Selasa, 27 April 2010

Pendidikan Untuk Anak SD Mahal?!


Mahalkah biaya perawatan anak-anak DS seandainya harus menjalani terapi?

Biaya pendidikan anak-anak dengan kebutuhan khusus selalu mahal karena mereka tidak cukup hanya diberikan pendidikan via sekolah (SLB). Mengapa tidak cukup? Karena kualitas setiap sekolah tidak sama, lagi pula dengan dicampurnya beragam jenis kelainan mental ini yang akhirnya menghambat kemajuan pendidikan di sekolah. Idealnya mereka harus ditangani individual, sesuai dengan kemampuan mereka masing-masing yang tidak sama satu dengan yang lainnya. Sehingga orang yang mampu pasti memberikan tambahan berupa kursus/terapi setelah sekolah. Belum lagi bila orang tua bekerja, mereka biasanya harus punya pembantu, pendamping, karena anak-anak ini kurang dalam banyak hal di kegiatan sehari-hari. Jadi, tujuan membuat anak mandiri adalah sangat-amat perlu dan prioritas utama.

Adakah pihak-pihak yang bisa membantu keluarga kurang mampu, Di ISDI kami telah bertahun-tahun memberikan beasiswa bagi member yang tidak mampu secara finansial. Mereka bisa memilih mau beasiswa berupa kursus atau sekolah, bahkan plus tunjangan transportasinya. Tapi dengan syarat harus menjadi anggota ISDI dan orang tua mau datang untuk bertemu dan saling mengenal sehingga melalui rapat organisasi, kami bisa memilih dan mempertanggungjawabkan keputusannya. Kesulitan kami yang utama adalah bagaimana bisa meyakinkan orang tua agar mau berusaha dan berkorban waktu/uang dalam proyek mendidik anak ini. Karena sering kali, sudah bertahun-tahun dilatih, tapi kemajuannya sedikit sekali. Tapi sebenarnya mereka tetap mempunyai harapan untuk bisa, asalkan kita mau sabar menantikan hasilnya. Sering kali orang tua sudah keburu bosan menunggu sehingga membuat label kepada anaknya bahwa dia tidak bisa didik.

Seandainya pembaca ada yang berminat memberikan donasi, bagaimana caranya?
Bila ada pembaca yang mau berbagi, ISDI sedang bermimpi punya centre harapan bagi komunitas anak-anak DS di Jakarta. Silakan transfer ke BCA Cab Kemayoran A/C 684.001.8201 an Yayasan Ikatan Sindroma Down Indonesia. Bagi yang punya waktu lebih, kami masih membutuhkan tenaga sukarelawan untuk mendampingi guru yang mengajar di Centre Sunter, Jakarta Utara.

Sumber: http://www.buahaticerdas.com/index.php?o

Tidak ada komentar:

Posting Komentar